Fungsi Lampu Operasi
Photo by Pixabay

Cari Tau Yuk Fungsi Lampu Operasi

Posted on

Lampu Operasi
Photo by Pixabay

Fungsi Lampu Operasi

 

Fungsi Lampu Operasi – Lampu operasi merupakan lampu yang berfungsi untuk penerangan aktivitas operasi. Lampu operasi tidak sama dengan lampu penerangan biasa lampu operasi memebutuhkan reflector khusus yang bisa memfokuskan cahaya maka tidak timbul bayangan dan tepat pada obyek yang dioperasi. Biasanya pada lampu operasi memiliki tegangan kecil dan daya yang besar maka bentuknya kecil.

Prinsip Kerja Lampu Operasi

Prinsip kerja dari lampu operasi ini yaitu dengan memanfaatkan tegangan dari PLN agar menyuplai lampu yang sebelumnya masuk rangkaian dimer agar mengatur intensitas lampu. Lampu operasi tidak sama dengan lampu-lampu pada umumnya, arena lampu operasi harus mempunyai syarat tidak boleh panas dan tidak ada bayangan sebab bisa mengganggu proses tindakan operasi, oleh sebab itu lampu operasi ini menggunakan lampu khusus yaitu lampu halogen.

Adapun fungsi Lampu operasi (LED) yakni:

Emisi Rendah Dari Infrared (Cahaya Dingin) :
Cahaya dingin merupakan sebuah landasan fundamental dari sebuah lampu yang berguna untuk mencegah dehidrasi jaringan tubuh selama masa operasi dan membantu kerja para ahli bedah menjadi lebih nyaman .

Tanpa Sinar Ultra Ultra Violet :

Karena Tidak menyebabakan konsekuensi yang berbahaya untuk kulit dan jaringan tubuh.

Aman dan Dapat di Percaya :

LED tidak akan rusak. Para ahli bedah dan asisten-asisten mereka tidak akan mengalami masalah dengan lampu yang mati.

Konsumsi Listrik yang Rendah
Lebih hemat energi listrik

Temperatur Warna Selalu Konstan :

Temperatur warna selalu konstan walaupun menggunakan intensitas pemakaian cahaya yang bervariasi.

Ramah Lingkungan Dan Mudah Di Buang :

Tidak seperti lampu tradisional, LED tidak berisi merkuri, gas –gas beracun , filament atau bagian-bagian yang rentan.

Cara Pemasangan Lampu Operasi

Fungsi Lampu Operasi
Photo by Pixabay

Pemasangan lampu operasi atau operation lamp adalah salah satu unsur yang penting dalam dunia medis.

Pemasangan lampu operasi memang harus diketahui, terutama untuk Anda yang bekerja dan berprofesi di rumah sakit, klinik kesehatan, atau laboratorium kesehatan. Pasalnya, sebuah ruangan operasi tentu saja memerluka pencahayaan yang minimal untuk prosedur memulai aktivitas operasi kesehatan. Perlu Anda ketahui bahwa sebuah ruangan operasi memiliki banyak peralatan medis dan non medis yang memang diperlukan. Pencahayaan yang cukup berguna sangat vital sebab menerangi seluruh ruangan supaya ketika operasi kesehatan dilaksanakan berjalan dengan baik. Tidak heran bila sebuah rumah sakit atau klinik kesehatan yang besar mempunyai genset listrik yang berguna untuk cadangan dan mengantisipasi bila sewaktu-waktu listrik padam. Tidak mungkin bila operasi kesehatan yang sedang berlangsung harus ditunda sebab listrik padam. Oleh sebab itulah, masalah pencahayaan sangat penting untuk ruangan operasi.

Setiap rumah sakit pastinya mempunyai ruang operasi dan salah satu perlengkapan yang wajib ada dalam kamar ini yaitu lampu operasi rumah sakit. Seperti namanya, alat ini mempunyai satu manfaat utama yakni untuk menerangi objek pada ketika berlangsungnya tindakan operasi atau pembedahan. Pencahayaan yang cukup dari lampu seperti ini akan membantu dokter untuk melaksanakan operasi yang paling sulit dan sensitif sekalipun. Sebuah lampu operasi, terlepas dari apapun ragam dan jenisnya, pada umumnya mempunyai komponen yang serupa yang masing-masing mempunyai manfaat tertentu, yakni:

  1. Cup lampu, posisi bola lampu dipasang
  2. Tangkai lampu
  3. Reflector, yang akan merefleksikan cahaya dari bola lampu yang terpasang
  4. Pengatur fokus, yang berfungsi untuk mengatur agar cahaya lampu terfokus pada satu area. Komponen ini lebih sering dimanfaatkan pada jenis lampu operasi portable yang bisa dengan mudah dipindahkan dan mempunyai tangkai lampu yang mudah digerakkan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan dari sang dokter.
  5. Dimmer,bermanfaat untuk mengatur kekuatan cahaya maka bisa diperoleh tingkat pencahayaan yang tepat
  6. Trafo, berguna mengatur tegangan listrik pada lampu yang digunakan, yang pada umumnya membutuhkan tegangan sebesar 24 volt
  7. Saklar berfungsi untuk mematikan dan menyalakan lampu

Pada umumnya, di sebuah ruang operasi akan menjumpai dua jenis lampu yang digunakan ketika proses pembedahan yaitu:

Lampu operasi ceiling atau lampu operasi yang dipasang pada bagian atap ruangan. Lampu ini bersifat paten atau tidak dapat dipindahkan ke ruangan lain sebab dipasang melekat pada atap ruangan. Tetapi, lampu seperti ini pada umumnya mempunyai tangkai yang bisa diatur tempatnya sesuai dengan kebutuhan.

Lampu operasi mobile (portable). Lampu jenis ini yaitu jenis lampu yang bisa dipindahkan dengan mudah ke seluruh penjuru ruangan atau bisa pula dipindahkan ke ruangan lain. Lampu ini dihubungkan menggunakan tiang dan roda pada bagian kakinya agar meringankan proses pemindahan. Bagian badan lampu yang berupa tiang lalu dihubungkan menggunakan tongkat lampu yang membantu para dokter dalam mengatur jauh dekatnya lampu dengan objek ketika dioperasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *